Jumat, 16 Februari 2018

10 Tips Menghadapi UN

UN sudah semakin dekat ya teman-teman.
untuk itu kali ini saya akan memberikan tips-tips menghadapi UN.
Semoga bermanfaat :)


Jumat, 09 Februari 2018

SMA,IPA ATAU IPS?

Hai teman-teman yang saat ini sedang berada di kelas IX sama seperti saya! Tidak lama lagi kamu akan menghadapi kegalauan memilih jurusan yang akan menentukan perjalanan pendidikanmu. Dari SD, SMP, hingga kelas X keduanya masih menjadi satu. Lalu, untuk sterusnya kenapa harus ada penjurusan? Hayooo, sudah tahu belum mau masuk IPA atau IPS? Jadi, alasan utama dari pembagian jurusan IPA atau IPS adalah agar kamu bisa lebih fokus dalam belajar dan mendalami ilmu. 

Ketika kuliah nanti, kamu juga harus memilih jurusan yang lebih spesifik lagi. Untuk itu, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum kalian memilih ya :) IPA atau IPS Sebelum memilih jurusan, pastikan kamu mengenal kemampuan dan bakat pribadi masing-masing. Bagaimana caranya? Kamu bisa lihat kembali nilai rapor saat SD sampai kelas IX, cek nilai mana yang lebih bagus antara IPA atau IPS. Dari nilai-nilai tersebut, kamu bisa mengetahui bahwa kemampuanmu lebih mengarah ke jurusan apa. Selain faktor nilai, juga bisa mengikuti berbagai tes minat dan bakat. Biasanya setiap sekolah mengadakan psikotes ketika menjelang penjurusan. 


Tapi tidak ada salahnya kalau kamu ingin mengikuti tes kepribadian di luar sekolah. Hasil tes itu kemudian bisa kamu jadikan referensi untuk memilih jurusan. IPA atau IPS Setiap orang pasti memiliki cita-cita atau mimpi sejak kecil. Tapi seiring berjalannya usia dan pengalaman, cita-cita bisa ikut berubah. Mimpi ini punya andil dalam pengambilan keputusan, jadi jangan diremehkan lho. Mengapa penting? Cita-cita mencakup goal dan impian yang hendak diwujudkan. 


Jadi, kamu akan termotivasi untuk mengerahkan potensi secara maksimal untuk meraih tujuan. Dengan cita-cita, berarti ada harapan. Kamu jadi tahu ke arah mana harus melangkah. Misalnya, kamu berangan-angan menjadi seorang pengacara tapi jurusan yang kamu pilih IPA. Tidak masalah sebenarnya. Tapi alangkah baiknya jika dari awal kamu memilih jurusan IPS. Di IPS, kamu akan menerima berbagai materi ilmu sosial yang mengarahkanmu untuk jadi pengacara. Cita-cita akan membuat kamu lebih fokus mencapai satu tujuan yang pasti. IPA atau IPS Kita pasti sering mendengar mitos-mitos jurusan. 


Ada yang mengatakan bahwa anak IPA itu orangnya pintar dan gemar belajar, sedangkan anak IPS itu banyak main dan nongkrong. Ada juga yang beranggapan bahwa jurusan IPA lebih populer daripada jurusan IPS, padahal kedua jurusan tersebut sama populernya kok! Sebenarnya itu belum tentu benar, karena tidak ada dasarnya. Lihat saja, kenyataannya banyak juga kok anak IPS yang bisa menjadi pemimpin baik dan hebat di negeri ini. Banyak anak IPS yang justru menjadi pengusaha sukses dan malah menjadikan anak IPA sebagai karyawannya. Jadi, buang jauh-jauh mitos IPA dan IPS yang bisa mengganggu pilihanmu. IPA atau IPS Mungkin kamu sering bingung karena pilihanmu dan orangtua saling bertolak belakang.


 Sebenarnya hal ini tidak akan terjadi bila antara anak dan orangtua saling mengerti. Banyak orangtua yang menginginkan anaknya untuk masuk IPA sedangkan anaknya ingin masuk IPS. Namun karena keduanya tidak terbuka dan si anak baru berbicara ketika kenaikan kelas XI, terjadilah perbedaan pendapat. Untuk menghindari hal itu, kamu harus terbuka sejak awal jika ingin masuk jurusan IPA atau IPS. Bicarakan baik-baik mengenai alasan di balik pilihanmu, misalnya prospek ke depannya. Boleh juga menunjukkan role model yang sukses di bidang yang akan kamu ambil. Kalau dibicarakan dari jauh-jauh hari, orangtua akan lebih mengerti dengan keinginanmu. 


Sebenarnya, orangtua akan mengikuti pilihan anak asalkan pilihan tersebut memiliki alasan kuat dan didasari oleh pemikiran yang matang. IPA atau IPS Kerap kali banyak yang merasa salah jurusan berawal dari ikut-ikutan teman. Ingat, masa depanmu ada di tanganmu sendiri, bukan teman. Kamu adalah penentu sukses tidaknya dirimu di masa depan nanti. Sedih sih kalau harus berpisah dengan sahabat karena beda jurusan. Tapi kalau itu membuat dirimu sendiri jadi susah, lebih baik tidak usah. Jadi, ikuti kata hatimu ya!

My House

Jumat, 02 Februari 2018

Tutorial Hijab Syar'i

Ok kali ini saya akan menanyangkan video Tutorial Hijab Syar'i.Semoga bermanfaat.

Jumat, 12 Januari 2018

Tips Cara Belajar Efektif Untuk Menghadapi Ujian

Tips Cara Belajar Efektif Untuk Menghadapi Ujian
Setelah beberapa waktu lalu saya memberikan tips cara belajar yang baik, untuk kali ini saya juga akan memberikan tips cara belajar efektif untuk menghadapi ujian, karena saat ini teman-teman yang kita ataupun anak-anak kita yang sedang duduk dibangku sekolah sedang melaksanakan Ujian Sekolah dan dilanjutkan Ujian Nasional.

Untuk itu tidak ada salahnya mencoba beberapa tips cara belajar efektif untuk menghadapi ujian dibawah ini.

1.       Buat Suasana Belajar Yang Nyaman (kondusif)

Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain. Hal ini mengingat bahwa masing-masing anak memiliki gaya belajar sendiri-sendiri, sesuaikan dengan diri anda.


2. Pilih Waktu Belajar yang Tepat


Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah. Jangan dibiasakan belajar dengan SKS (sistem  kebut semalam):D karena ini tidak memberikan manfaat tapi malah membuat kita lelah.


3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari


Jika kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara belajar ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis. Hal ini perlu dikembangkan karena selain melatih kita untuk berfikir kritis juga akan lebih mengingat dan memahami materi yang baru saja kita pelajari.


4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran


Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian. Atau kata lain membuat rangkuman materi yang kita pelajar. Bisa juga membuat peta konsep, karena ini akan menambah daya ingat kita akan materi pelajaran.


5. Membaca Adalah Kunci Belajar


Ingat pepatah lama mengatakan, buku adalah jendela dunia. Akan tetapi jika tidak dibaca hal ini juga sama saja, tidak ada artinya. Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.




6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal


Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.


7. Hapalkan Kata-Kata Kunci


Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.


8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari


Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara belajar ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.


9. Latih Sendiri Kemampuan Kita


Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.


10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat


Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.


Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.


Yang terakhir adalah persiapkan mental (psikis) kalian, jika materi sudah anda kuasai tanpa didukung dengan mental (psikis) yang baik maka hal itu akan mengurangi kesiapan kita dalam menghadapi ujian. Tidak sedikit yang mengalami demam panggung (grogi, kurang pd) pada saat ujian, hal ini akan membuat konsentrasi kita terpecah dan materi pelajaran yang semula kita kuasa akan lupa pada saat ujian. Anggap ujian itu seperti ulangan harian saja, tidak usah takut, optimis kalau kita bisa.

10 Tips Berpidato di Depan Umum

10 Tips Berpidato di Depan Umum
Merasa gugup sebelum berpidato adalah hal yang alami dan bahkan sangat baik, tapi bila terlalu berlebihan bisa berdampak negatif.

Berikut ini beberapa tip manjur tentang cara mengendalikan kegalauan dan memberikan presentasi yang lebih baik:


Pelajari material presentasi Anda. Carilah topik yang sangat menarik. Pelajari hal tersebut untuk disampaikan dalam pidato Anda. Gunakan humor, kisah pribadi dan bahasa percakapan - itulah cara agar Anda tidak lupa tentang apa yang Anda katakan.


Latihan, latihan, latihan! berlatihlan dengan suara lantang dengan menggunakan peralatan yang rencananya Anda gunakan. Lakukan perbaikan jika perlu. Berusahalah mengendalikan kalimat-kalimat penting; latihan, jeda dan ambil napas. Latihan dengan menggunakan pengukur waktu dan luangkan waktu untuk hal-hal yang tak terduga.

Kenali audiens. Salami beberapa anggota audiens saat mereka datang. Hal ini menjadikan Anda lebih mudah berbicara pada sekelompok teman ketimbang pada orang-orang asing.

Pelajari ruangan. Datanglah lebih awal, berjalan di sekitar area pidato dan ujilah dengan menggunakan mikropon dan berbagai alat bantu visual.


Santailah. Mulailah dengan menyalami audiens. Memberikan Anda waktu dan menenangkan rasa gugup Anda. Jeda, senyum dan hitung sampai tiga sebelum mengatakan sesuatu. ("Satu seribu, dua seribu, tiga seribu. Jeda dan mulailah). Ubahlah rasa gugup menjadi kekuatan antusiasme.


Visualisasikan diri sendiri sedang memberikan pidato. Bayangkan diri Anda berbicara, dengan suara lantang, lugas dan penuh rasa percaya diri. Visualisasikan para hadirin memberikan tepuk tangan - hal ini akan menambah rasa percaya diri Anda.


Pahami bahwa orang-orang tersebut ingin Anda berhasil. Para hadirin ingin Anda menjadi sosok yang menarik perhatian, memberikan stimulasi, informatif dan menghibur. Mereka bersorak untuk Anda.


Jangan meminta maaf atas kegugupan Anda atau masalah yang Anda hadapi - para hadirin tidak akan memperhatikannya.


Pusatkan perhatian pada pesan - bukan pada media. Perhatian yang fokus menjauhkan rasa khawatir Anda dan konsentrasilah pada pesan dan para hadirin Anda.


Dapatkan pengalaman. Hal yang penting, pidato Anda harus merepresentasikan diri Anda - sebagai sosok tunggal dan pribadi. Pengalaman membangun rasa percaya diri, yang merupakan kunci efektif dalam berpidato. Sebuah klub Toastmaster bisa menambah pengalaman yang Anda butuhkan dalam suatu lingkungan yang nyaman dan bersahabat.

Senin, 13 November 2017

Manfaat Membaca Buku

15 Manfaat Membaca Buku dalam Kehidupan

 manfaat baca bukuBuku adalah jendela dunia, dan kegiatan membaca buku merupakan suatu cara untuk membuka jendela tersebut agar kita bisa mengetahui lebih tentang dunia yang belum kita tahu sebelumnya.  Kegiatan tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja, anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang-orang yang telah berusia lanjut.



Buku merupakan sumber berbagai informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Selain itu, dengan membaca, dapat membantu mengubah masa depan, serta dapat menambah kecerdasan akal dan pikiran kita.


Tanpa kita sadari, manfaat membaca buku dapat memberikan banyak inspirasi bagi kita. Namun sayangnya kegiatan membaca buku akhir-akhir ini telah banyak diabaikan berbagai kalangan dengan alasan kesibukan, maupun karena adanya media yang lebih praktis untuk mendapatkan informasi seperti televisi, radio, maupun media internet.


Berikut ini beberapa manfaat membaca buku yang bisa kita dapatkan selain mempercerdas otak. diantaranya:


1. Dapat Menstimulasi Mental


Otak merupakan salah satu organ tubuh yang memrlukan latihan agar tetap kuat dan sehat seperti organ tubuh yang lainnya. Dengan membaca buku dapat menjaga otak agar bisa tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membaca buku dapat merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.


2. Dapat Mengurangi Stress


Setelah seharian melakukan rutinitas harian yang melelahkan, tak jarang hal tersebut dapat memicu timbulnya stress. Dengan melakukan kegiatan membaca yang bisa dilakukan selama beberapa menit dapat membantu menekan perkembangan hormon stress seperti hormon kortisol. Dengan membaca dapat membuat pikiran lebih santai sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stress hingga 67%.


Selain relaksasi, dengan membaca buku dapat membawa kedamaian batin serta ketenangan yang sangat besar. Membaca dapat menurunkan tekanan darah serta telah terbukti membantu orang yang menderita gangguan mood tertentu dan penyakit mental ringan. Inilah manfaat membaca buku yang banyak orang abaikan, banyak orang beanggapan bahwa membaca buku justru membuat otak terus bekerja dan menimbulkan stres, padahal manfaat membaca buku adalah mengurangi stres.


3. Menambah Wawasan dan Pengetahuan


Dengan membaca buku dapat mengisi kepala kita tentang berbagai macam informasi baru yang selama ini belum kita ketahui yang kemungkinan besar hal tersebut dapat berguna bagi kita nantinya. Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, maka kita akan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup baik dimasa sekarang maupun di masa-masa yang akan datang.


Selain itu, ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat berharga yang tidak pernah dapat hilang meskipun kita kehilangan hal-hal lain didunia ini, seperti harta, benda, maupun yang lainnya. Cerita maupun ide-ide yang tertuang dalam sebuah buku yang kita baca dapat membantu untuk membuka jalan pikiran kita untuk lebih mengenal dunia lain, mendapatkan pemahama yang lebih dari sebelumnya.


4. Dapat Menambah Kosakata


Semakin banyak melakukan kegiatan membaca buku, maka akan semakin banyak kita mendapatkan penjelasan mengenai hal-hal yang belum kita ketahui, serta dapat menambah jumlah kosakata yang bisa kita gunakan dalam kehidupan keseharian kita. Hal ini tentu saja dapat membantu bagi kita untuk dapat mengartikulasikan, membantu menyampaikan pendapat dengan bahasa yang lugas, serta dapat menambah rasa percaya diri pada saat berbicara dengan orang lain.


5. Dapat Meningkatkan Kualitas Memori


Dengan membaca buku dapat memberikan andil untuk meningkatkan kualitas otak kita dalam proses mengingat, berbagai macam hal yang telah kita baca. Misalnya saja karakter, latar belakang, ambisi, sejarah, maupun berbagai macam unsur atau plot dari setiap alur cerita. Setiap memori dapat membantu untuk menempa jalur otak serta memperkuatnya. Selain itu juga dengan melakukan kegiatan membaca dapat menstabilkan suasana hati seseorang.


Dengan membaca buku dapat membantu latihan otak secara maksimal daripada hanya menonton televisi atau mendengarkan radio. Seorang presiden direktur dari riset Haskins Laboratories yang bernama Ken Pugh, PhD mengatakan bahwa kebiasaan membaca buku dapat memacu otak untuk berpikir dan berkonsentrasi.


6. Melatih Ketrampilan untuk Berfikir dan Menganalisa


Manfaat membaca buku dapat melatih otak untuk dapat berfikir lebih kritis maupun menganalisis adanya masalah yang tersaji dalam apa yang kita baca. Kita seperti mendapatkan akses atau jalan untuk dapat masuk ke dalam alur cerita dan membantu dalam penyelesaian cerita tersebut. Hal tersebut dapat membantu mengembangkan karakter kita di masa mendatang.


7. Dapat Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi


Pada saat membaca buku, kita dapat melatih otak untuk lebih fokus dan berkonsentrasi pada apa yang kita baca. Hal ini akan melatih kita untuk dapat juga lebih fokus dalam melakukan berbagai macam kegiatan atau rutinitas keseharian.


8. Melatih untuk Dapat Menulis Dengan Baik


Dengan bertambahnya kosakata yang kita miliki dari kegiatan membaca buku, otomatis dapat membantu kita untuk dapat membuat karya tulis sendiri dengan bahasa yang sebaik atau bahkan bisa lebih baik dari apa yang telah kita baca sebelumnya.


9. Dapat Memperluas Pemikiran Seseorang


Seseorang yang gemar membaca buku telah dilaporkan memiliki tingkat kreativitas yang lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak atau kurang gemar membaca. Dengan kegiatan membaca buku, kita bisa berbagi pengalaman dengan orang lain tentang berbagai macam hal, yang nantinya bisa kita jadikan sebagai suatu bahan pertimbangan untuk dapat memutuskan sesuatu.


10. Dapat Meningkatkan Hubungan Sosial


Kegiatan gemar membaca buku ini juga mempengaruhi aspek kehidupan sosial manusia, dimana ia bisa lebih mengenal berbagai macam karakteristik, budaya, maupun kehidupan sosial suatu masyarakat. Sehingga apabila suatu saat ia berkunjung ke tempat tersebut, ia telah tahu bagaimana cara bersikap untuk menghormati adat serta kebudayaan mereka.


11. Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif


Berdasarkan study yang dilakukan oleh Rush University Medical Center menyatakan bahwa Seseorang yang menghabiskan waktu mereka untuk melakukan kegiatan kreatif atau intelektual seperti membaca mengalami tingkat penurunan kognitif hingga 32% daripada mereka yang tidak membaca dikemudian harinya. Membaca buku dapat membuat otak bekerja lebih efisien yaitu dengan mengubah struktur neuropathologies yang berkaitan dengan usia.


12. Dapat Meningkatkan Empati Seseorang


Menurut penelitian yang dilakukan oleh New York University mengatakan bahwa dengan membaca buku dapat meningkatkan kemampuan kita untuk lebih memahami perasaan orang lain. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan yang lebih baik dengan orang-orang disekitar kita.


13. Dapat Mendorong Tujuan Hidup Seseorang



Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ohio State University menyatakan bahwa dengan membaca buku dapat membantu seseorang untuk mendapatkan motivasi dalam mengatasi berbagai macam hambatan, sehingga nantinya dapat membantu dalam mencapai tujuan hidupnya. Pada saat seseorang dapat lebih mengidentifikasi karakter, pengalaman, serta berbagai macam peristiwa yang seolah-olah hal itu sedang terjadi pada mereka, maka akan semakin besar kemungkinan bagi mereka untuk mengambil tindakan.


14. Dapat Membantu Kita untuk Terhubung Dengan Dunia Luar


Seorang psikolog dari University of Buffalo menyatakan bahwa ketika seseorang sedang membaca buku, hal tersebut dapat membantunya untuk mengidentifikasi karakter dalam buku yang ia baca. Ia akan mengalami jenis hubungan kehidupan nyata yang dapat meningkatkan rasa inklusi.  Dengan kata lain, membaca dapat meningkatkan persahabatan dengan dunia luar.


15. Dapat Lebih Berhemat


Dengan membaca buku akan membawa dampak pada segi perekonomian. Dimana dengan membaca buku dapat menghemat uang daripada harus bersusah payah mencari jasa penyedia informasi atau hiburan lainnya, misalnya bioskop.


Tips Membaca Buku Secara Efektif


Pilihlah waktu luang yang tepat untuk membaca buku, misalnya saja saat  malam hari menjelang tidur.

Pilih posisi yang nyaman pada saat membaca buku, misalnya dengan duduk di kursi. Selalu atur jarak antara mata dengan buku, yaitu sekitar 25 hingga 30 cm.
Menentukan tujuan membaca buku untuk mendapatkan hasil yang optimal. Seseorang yang membaca buku tanpa tujuan, sama saja dengan seorang pengembara yang tak tahu arah.
Sebelum membaca sebaiknya kita mengetahui gambaran besar tentang isi buku, hal tersebut akan mempermudah konsentrasi pada saat membaca.
Selalu fokus pada apa yang kita baca.
Menjadi pembaca yang aktif, dalam artian kita bisa melakukan dialog dengan buku. Misalnya saja kita bisa membuat berbagai pertanyaan yang nantinya akan kita temukan jawabannya di dalam buku yang kita baca.
 Menentukan teknik dalam membaca, misalnya saja kapan waktu yang tepat untuk membaca dengan cepat, lambat, dengan nada keras, maupun membaca dalam hati.
Mencatat hal-hal penting yang telah kita baca. Hal ini akan membantu kita untuk mengingat intisari dari buku yang telah kita baca.
 

WELCOME TO MY BLOG Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates